Tips Menjalankan Ibadah Umroh Dengan Baik & Benar 5/5 (1)

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Dengan Baik & Benar

 

Pelaksanaan ibadah umroh dari segi waktu lebih fleksibel daripada ibadah haji. Setiap tahunnya, jumlah jamaah umroh asal Indonesia merupakan yang terbesar dibanding negara lainnya. Ibadah umrah mempunyai keutamaan untuk memperoleh ampunan Allah SWT dan menutupi (kafarat) kesalahan-kesalahan yang diperbuat. Selain itu, dengan berjiarah ke Tanah Suci seorang Muslim dapat memperbaharui dan meningkatkan iman.

Syarat Wajib & Syarat sah umroh tidak jauh berbeda dengan syarat wajib & syarat sah haji, yaitu:

  1. Muslim
  2. Baligh
  3. Berakal sehat
  4. Merdeka
  5. Istita’ah (Mampu)

Apabila tidak terpenuhi syarat-syarat di atas, gugurlah kewajiban menunaikan umrah tersebut.

Tips menjalankan ibadah umroh dengan baik dan benar:

  1. Bersuci (mandi dan berwudhu)
  2. Berpakaian ihram
  3. Shalat sunnah dua rakaat
  4. Niat dari mikat dengan membaca : لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بِعُمْرَةِ  Artinya : “ aku penuhi panggilan-mu ya Allah untuk berumrah.”

Atau membaca :  نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى    Artinya : “Aku niat umroh dengan berihram karena allah ta’ala.”

  1. Membaca Talbiah, shalawat, dan do’a.

Talbiah dibaca setelah ihram untuk umroh sampai hendak memulai tawaf.

لَبَّیكَ الّلهُمَّ لَبَّیكَ، لَبَّیكَ لاشَریكَ لَكَ لَبَّیكَ، إنَّ الْحَمدَ وَ النِّعمَةَ لَكَ وَ الْمُلكَ، لاشَریكَ لَكَ    

Artinya :  “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah aku datang untuk memenuhi panggilan-Mu, aku datang untuk memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang untuk memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.”

Selawat atas Nabi Muhammad SAW :   للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ 

Artinya : Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW dan Keluarga-nya.”

            اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ

            رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ  

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon keridhoan-Mu dan surge-Mu. Kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka. Wahai tuhan kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa neraka.”

  1. Masuk kota mekkah, kemudian Berdo’a.
  2. Masuk masjidil haram.
  3. Melihat kakbah, kemudian berdo’a.
  4. Melintasi maqam Ibrahim sewaktu hendak memulai tawaf dan disunahkan berdo’a di tempat tersebut.
  5. Tawaf

Tawaf dimulai dari posisi hajar aswad atau garis warna coklat (sudut sebelah tenggara kakbah), bila mampu sambil mencium hajar aswad dan apabila kesulitan untuk melakukan itu, maka cukup memberi isyarat dengan menghadap ke arah hajar aswad, demikian pada putaran selanjtnya. Pada saat di posisi hajar aswad tersebut, ketika mengangkat tangan mengucapkan : بِسْمِ اللهِ اللهُ أَكْبَر

Artinya: “Dengan nama Allah SWT, Allah Mahabesar.”

Setelah menyelesaikan tawaf dengan jumlah putaran 7 kali, disunnahkan shalat dua rakaat di hijir Isma’il ( sebelah timur kakbah ) secara berhati-hati sebab di tempat itu adalah lokasi berlalu-lalangnya jamaah yang sedang melakukan ibadah tawaf. Kemudian dilanjutkan ke multazam (yaitu tempat antara hajar aswad dan pintu kakbah) untuk bermunajat. Karena masih dalam satu lokasi, dilanjutkan dengan masuk ke tempat sumur zamzam untuk mengambil air zamzam, kemudian berdoa.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh

  1. Sa’i

Tata cara sa’i:

  • Dimulai dari bukit safa hingga marwah sebanyak 7 kali. Di awali dari bukit safa dan berakhir di bukit marwah.
  • Berdoa ketika hendak mendaki bukit safa sebelum memulai sa’i.
  • Berdoa setelah berada di bukit safa menghadap kiblat (atau menoleh ke arah barat), maka akan terlihat kakbah di sana.
  • Memulai perjalanan sa’i dengan membaca doa.
  • Setiap melintasi antara dua pilar hijau bagi laki-laki di sunnahkan berlari-lari kecil dan bagi wanita cukup berjalan biasa sambil berdoa.
  1. Tahalul yaitu mencukur rambut. Dengan mencukur rambut, selesailah sudah tips menjalani ibadah umroh.

tips menjalankan ibadah umroh

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Untuk Balita

Sebagai orang tua tentu memilki keraguan yang cukup tinggi jika si buah hati ditinggalkan untuk pergi umroh. Menitipkan si kecil kepada orang lain pun bukan menjadi opsi terbaik karena tidak semua orang dapat dipercaya. Solusi yang bisa ditempuh akhirnya mengajak si buah hati untuk pergi ibadah umroh bersama orang tua agar tips umroh anak-anak tetap aman.

Berbagai permasalahan tersebut pasti akan mengganggu kekhusyuan saat menunaikan ibadah. Sehingga diperlukan tips umroh untuk anak-anak yang perlu dilaksanakan secara tepat. Buatlah pengalaman umroh tersebut menyenangkan bagi si anak dan tidak mengganggu kekhusyuan ibadah Anda.

  1. Pastikan Anak dalam Kondisi Sehat

Anak masih bisa digolongkan sebagai kelompok yang rentan karena kekebalan tubuhnya masih belum maksimal. Kalau Anda hendak mengajak anak-anak untuk pergi umroh, sebaiknya tunggu hingga usia dan fisiknya cukup kebal. Jangan membawa anak di usia yang sangat rentan, misalnya di bawah satu tahun. Tips umroh untuk anak-anak yang tepat, yakni memastikan bahwa si anak sedang sehat dan ceria, tidak menunjukkan gejala sakit ataupun rewel. Apabila anak sedang mengidap penyakit berkelanjutan sebaiknya tidak diajak untuk bepergian.

  1. Bawalah Berbagai Perlengkapan untuk Anak-Anak

Anak-anak akan selalu rewel jika suasana yang dihadapi di sekeliling membuatnya tidak nyaman. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda perlu membawa beragam perlengkapan si bayi. Mulai dari mainan paling disukai, susu, botol, dan sebagainya. Pastikan agar anak tidak rewel selama perjalanan umroh hingga melaksanakan ibadahnya dengan khusyu.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Untuk Balita

  1. Berikan Vaksin dan Vitamin yang Cukup

Di Makkah merupakan tempat berkumpulnya umat muslim di seluruh dunia. Hal tersebut memungkinkan Anda bersama anak-anak untuk menjadi satu dengan semua umat di seluruh dunia yang hendak melaksanakan ibadah umrah. Peristiwa ini bisa menjadi faktor yang dapat membahayakan si anak, terutama masalah kesehatan. Berikan si anak vaksin sekaligus zat multivitamin agar daya tahan tubuhnya terjaga dengan baik. Serta tidak mudah tertular oleh virus dan bakteri penyebab penyakit. Mengingat banyaknya kasus penyebaran virus yang terjadi karena interaksi masyarakat di seluruh dunia secara langsung.

  1. Bawa Kereta Bayi

Menggendong bayi secara terus menerus selama menunaikan thawaf atau sa’i tentu sangat melelahkan. Anda pun tidak bisa melepaskan si anak dengan hanya menggandengnya karena terlalu berisiko. Solusinya, Anda bisa membawa kereta dorong khusus bayi yang lebih praktis dan mempermudah ibadah Anda dengan Risalah Madinah. Berikan kenyamanan pada kereta si bayi dengan menaruh mainan atau makanan di dalamnya. Jangan lupa untuk mengencangkan tali pengaman si bayi karena cukup berbahaya.

Anda bisa menggunakan jalur khusus untuk mendorong kereta bersama orang-orang lansia yang menggunakan kursi roda. Agar tidak berdesakan dengan jamaah lainnya yang langkahnya kemungkinan sangat cepat dari Anda. Tanyakan hal ini kepada petugas terlebih dahulu agar Anda bisa menemukan solusi yang tepat..

Tips umroh untuk Balita di atas akan sangat efektif jika diterapkan kepada anak usia balita. Karena terdapat beberapa langkah untuk mengamankan mereka dengan tepat. Bagi anak usia di atas lima tahun tentu sedikit lebih sulit jika Anda tidak menggunakan alat bantuan agar si anak tidak terlepas dari rombongan Anda.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Untuk Manula

Ada banyak orang yang mengantri lama buat naik haji ataupun berangkat umroh. Tidak sedikit di antara lain merupakan orang- orang yang mau bawa orang tuanya turut dan. Ataupun memanglah orang manula yang belum memperoleh giliran buat berangkat ke Mekkah serta Madinah.

Di umur yang telah lanjut, energi ialah perihal sangat krusial buat dicermati, terlebih dalam menempuh aktivitas umroh yang memerlukan banyak tenaga.

Membayangkan Ka’ bah serta masjid yang senantiasa penuh tentu sedikit bimbang kan, gimana triknya supaya manula senantiasa nyaman serta merasa aman kala lagi menempuh ibadah umroh?

Bila kalian mempunyai orang tua yang telah manula serta mau mengajak mereka berangkat ke Tanah Suci, tidak butuh takut. Sebab di dasar ini ada sebagian panduan umroh buat manula supaya ekspedisi bisa berlangsung dengan mudah.

  1. Persiapkan Rencana dengan Matang

Kala mau berangkat umroh, persiapan ialah salah satu aspek sangat berarti yang butuh dipikirkan matang- matang. Terlebih bila bersama manula yang memerlukan atensi serta perawatan ekstra.

Saat sebelum berangkat, yakinkan seluruh kebutuhan telah terpenuhi serta tidak kurang ingat keadaan manula wajib lumayan bugat buat turut berangkat umroh.

  1. Membawa Sofa Roda

Kebanyakan lanjut usia memakai sofa roda, paling tidak buat aktivitas berat semacam umroh serta naik haji supaya tidak keletihan berjalan kaki. Buat beribadah, ada jalan spesial lanjut usia ataupun siapa juga yang memakai sofa roda supaya tidak butuh berdesak- desakan serta ibadah jadi lebih aman.

Terdapat baiknya membawa sofa roda di rumah kalian dapat membawanya supaya telah tentu kenyamanannya. Bila memanglah tidak memiliki sofa roda serta dirasa butuh, kalian dapat menyewakan sofa roda dari pihak travel dengan bayaran bonus Ataupun supaya lebih gampang, kalian pula dapat memakai jasa sofa roda yang telah disediakan di tempat tujuan.

  1. Seleksi Penerbangan Langsung

Nah, panduan ini sangat krusial buat melindungi energi lanjut usia. Dengan lama penerbangan yang kurang lebih menggapai 10 jam, hendak sangat bijak buat memilah penerbangan langsung—baik ke Mekah ataupun Madinah, supaya lanjut usia tidak sangat letih sepanjang ekspedisi.

Tidak hanya itu, penerbangan langsung tidak hendak begitu merepotkan dengan wajib naik- turun pesawat kesekian kali.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Untuk Manula

  1. Membawa Seluruh Perlengkapan serta Peralatan yang Dibutuhkan

Umumnya, frekuensi lanjut usia berangkat ke wc lebih besar dibanding dengan orang yang masih muda. Supaya memudahkan proses serta lanjut usia tidak letih, sebab wajib bolak- balik ke wc, sangat direkomendasikan buat memakai popok spesial lanjut usia.

  1. Perhatikan Kesehatan Lansia

Ini sangat berarti lho, sebab umumnya kesehatan manula telah mulai menyusut serta tidak seprima orang berusia biasa.

Bila manula telah keletihan, cari tempat istirahat yang teduh serta sejuk di daerah masjid supaya tidak butuh bolak- balik ke hotel serta kelewatan agenda sholat selanjutnya.

Jangan kurang ingat buat bawa obat- obatan berarti yang wajib disantap manula.

 

  1. Didampingi Sesama Jenis

Biar keadaan lanjut usia bisa senantiasa dimonitor, yakinkan kalau lanjut usia senantiasa didampingi dalam keadaan apa juga. Jika dapat pasangannya sejenis kelamin, buat memudahkan kala mau didampingi salat, sebab saf salat laki- laki serta perempuan dipisahkan.

Nah, itu ia panduan umroh buat manula mulai dari persiapan hingga gimana menjalaninya di situ. Jika berangkat umroh bersama manula, jangan kurang ingat buat senantiasa mengutamakan kenyamanan serta keselamatan pula.

Tips Menjalankan Ibadah Umroh Untuk Wanita

 

Sebelum menguraikan lebih jauh, tidak ada salahnya kita memahami lebih dulu gambaran umrah yang akan kita jalani selama di Baitullah. Dengan memahami gambaran kegiatan, kelak kita lebih nyaman mengemas barang-barang yang paling kita butuhkan.

Berikut ini beberapa tips menjalankan ibadah umroh untuk wanita:

  1. Pilih pakaian yang nyaman

Perbedaan iklim antara Indonesia dan Mekkah harus jadi pertimbangan Anda dalam memilih pakaian. Iklim Mekkah jauh lebih ekstrim, sehingga bisa sangat panas dan bisa sangat dingin. Jadi, akan jauh lebih nyaman jika Anda mempersiapkan:

Pakaian berbahan katun saat Mekkah memasuki musim panas

Pakaian rajut saat Mekkah sedang musim dingin

Lima sampai enam gamis atau abaya

  1. Siapkan kerudung yang praktis dan simpel

Padatnya kegiatan selama perjalanan ibadah umroh mengharuskan Anda untuk mempersingkat waktu pemakaian kerudung. Dengan menyiapkan kerudung yang praktis dan simpel, Anda akan lebih tenang menjalani rangkaian ibadah. Siapkan lima sampai enam kerudung yang menutupi dada. Dalaman kerudung bisa disesuaikan.

  1. Tetap segar meski tanpa make up

Larangan membawa make up sebenarnya merupakan upaya menahan diri. Sejalan dengan tujuan meningkatkan kualitas diri Anda, tentu ini menjadi ujian awal yang harus kita lalui. Meski tanpa make up, Anda masih diperkenankan merawat diri agar tetap segar selama beribadah. Jadi, persiapkanlah:

Moisturizer

Sunscreen

Sunblock

Lipbalm

Facial wash yang nonalkohol

Serum anti-aging

Antiseptik/analgetik/antipiretik

 

  1. Jangan lupakan tujuan utama

Bukan untuk selfie, bukan pula berburu buah tangan. Ingat bahwa tujuan utama Anda ke Baitullah adalah untuk memperdalam kualitas diri melalui rangkaian ibadah. Jadi, pastikan juga perlengkapan ibadah Anda tidak tertinggal, di antaranya:

Buku doa

Buku Yasiin

Al-Qur’an

Mukena dan sajadah yang tipis agar mudah dikemas dalam tas

Botol untuk menyimpan air zam zam

 

  1. Jaga kondisi badan

Kelelahan dalam rangkaian ibadah tentu sudah dapat Anda ukur dengan daya tahan tubuh Anda. Selain vitamin, Anda juga harus rutin mengonsumsi air putih atau air zam zam. Siapkan juga vitamin dan camilan untuk mengantisipasi mobilitas dari hotel dan masjid yang lumayan jauh.

  1. Perhatikan pemilahan isi tas

Anda perlu menghindari kesalahan peletakan dan pemilahan isi tas dengan membaginya menjadi:

Tas kecil, memuat tanda pengenal, paspor, dompet, ponsel, kamera, dan sandal jepit.

Tas tenteng, berisi satu pakaian ihram dan pakaian dalam, kaus tangan untuk melaksanakan salat di atas pesawat, sepasang kaos kaki, obat-obatan pribadi dan vitamin, tisu basah dan tisu kering, serta plastik.

Tas besar, yang bisa Anda simpan di bagasi pesawat, sebaiknya berisi pakaian tidur sebanyak 2 sampai 3 buah, jaket 1 buah, perlengkapan mandi (sabun cair, sampo, sikat dan pasta gigi), perlengkapan perawatan tubuh (pelembap wajah, cleanser, pelembap bibir, bedak, pelembap tubuh, dan face spray), handuk; 1 bungkus pantyliner, kaca mata hitam atau bening, serta peralatan tajam (gunting kuku dan shiver).

Tips Menkalankan Ibadah Umroh Bagi Keluarga

Pergi Umroh merupakan suatu hal yang didambakan oleh semua umat muslim. Selain berpahala dalam menjalankannya, pergi Umroh juga merupakan salah satu kegiatan yang mengasyikkan. Tapi, bagaimana jika menunaikan ibadah Umroh nya bersama keluarga? Tentu akan terasa lebih menyenangkan, juga khidmat.

Beribadah bersama anak dan istri di tanah suci merupakan momen berharga yang tidak bisa dilupakan. Nah, untuk anda yang ingin Umroh bersama keluarga. Yuk, simak tips Menjalankan Ibadah Umroh Bagi sekeluarga di bawah ini.

  1. Sediakan Perlengkapan serta Obat-Obatan

Perlengkapan Umroh merupakan suatu hal yang harus dipersiapkan saat akan berangkat menuju ke tanah suci bersama keluarga.

  1. Bawalah Pakaian Sesuai dengan Musim

Pada dasarnya, Arab memiliki dua musim yaitu musim panas dan musim dingin. Namun, yang menjadi masalah adalah cuaca di daerah Arab bisa sangat ekstrim. Saat sedang panas maka akan panas sekali begitu pula saat cuaca sedang dingin. Keadaan tersebut sangat berbeda dengan Indonesia yang beriklim tropis.

Oleh karena itu, diharapkan Anda yang akan pergi Umroh bersama keluarga harus membawa beberapa pakaian sesuai dengan musim yang sedang terjadi di Arab. Apabila Anda berangkat saat akhir atau awal  tahun maka yang perlu dibawa adalah pakaian tebal, sebab cuacanya akan sangat dingin. Sedangkan saat pertengahan tahun, sebaiknya Anda membawa pakaian tipis dan menyerap keringat. Namun, pakaian tersebut tidak boleh sampai transparan terlebih lagi jika pakaian wanita.

  1. Konsultasikan Kesehatan Setiap Anggota Keluarga

Terkadang obat-obatan yang terdapat di tanah suci mengandung dosis yang sangat tinggi dan tidak cocok untuk warga Indonesia. Jadi, lakukanlah pencegahan agar saat di tanah suci Anda sekeluarga tidak mengalami sakit.

Caranya yaitu dengan selalu memeriksakan kesehatan secara rutin sebelum berangkat. Hal ini sangat dianjurkan agar setelah sampai tanah suci kondisi kesehatan Anda berada dalam kondisi yang baik.

Tips Menkalankan Ibadah Umroh Bagi Keluarga

  1. Pendamping Umroh

Nah, agar perjalanan Anda lebih nyaman dan aman. Alangkah baiknya untuk menyewa pendamping Umroh pada travel yang Anda gunakan. Hal ini dilakukan agar perjalanan Anda lancar dan aman. Carilah pendamping Umroh yang mengetahui seluk beluk kota mekkah dan memiliki kemampuan ilmu syariah yang baik, apalagi jika Anda membawa anak-anak di bawah umur.

Cobalah untuk menyewa pendamping Umroh khusus dari warga setempat atau travel Umroh bersangkutan. Selain untuk kenyamanan, terdapat juga peraturan yang menyebutkan bahwa jamaah yang berusia di bawah 45 tahun wajib  memiliki pendamping sampai kantor imigrasi Arab.

Seperti itulah Tips Menjalankan Ibadah Umroh yang bisa Anda lakukan saat akan berangkat ke tanah suci. Dengan melakukan tips tersebut, Anda dan keluarga akan lebih nyaman dalam menunaikan ibadah. Jadi, saat akan melaksanakan Umroh apalagi jika bersama dengan keluarga gunakanlah tips di atas dan selalu jaga keselamatan masing-masing.

Untuk dapat menjadi salah satu peserta Tips Menjalankan Ibadah Umroh ini setiap calon jamaah harus mendaftarkan secara lebih awal, karena memang program ini termasuk program yang sangat banyak peminatnya. Dengan mendaftarkan salah satu pilihan lebih awal maka seat penerbangan akan pasti didapatkan oleh calon jamaah. Berbagai program lainnya yang terkait dengan keberangkatan anda juga dapat ditanyakan langsung kepada Constulasi Umroh. Yang akan melayani dengan profesional baik melalui telepon, WA ataupun datang langsung ke kantor kami baik di pusat maupun cabang. Berbagai informasi menarik akan anda dapatkan untuk keberangkatan ibadah yang aman dan tak akan terlupakan sepanjang kehidupan anda. Umroh Bersama Khazzanah Tour Lebih Nyaman Dalam Beribadah Harga Terjangkau Dan Berkualitas.

Please rate this